KAJIAN SEMANTIK TERHADAP MAKNA KONTEKSTUAL SURAH AL-MUZZAMMIL
Abstract
Makna dalam Al-Qur’an tidak selalu bersifat statis dan literal,
melainkan sering kali bergantung pada konteks linguistik maupun
situasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna
kontekstual dalam Surah Al-Muzzammil dengan pendekatan
semantik. Surah ini dipilih karena memuat perubahan gaya
bahasa, perintah yang variatif, dan dinamika makna yang khas
antara awal dan akhir ayat. Kajian ini menggunakan metode
kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis semantik
kontekstual, serta merujuk pada tafsir-tematik dan teori semantik
klasik serta modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna
kata-kata seperti al-Muzzammil, qawlan tsaqīlan, dan perintah
qiyām al-lail mengalami perluasan atau penguatan makna ketika
ditinjau dalam konteks ayat sebelum dan sesudahnya, serta dalam
konteks historis turunnya wahyu. Kajian ini menunjukkan bahwa
pendekatan semantik sangat penting dalam memahami pesan AlQur’an secara utuh dan mendalam, khususnya dalam pembacaan
tematik. Surah ini juga menampilkan perkembangan gradual
dalam komunikasi wahyu, dari perintah tegas menuju
kelonggaran, yang mencerminkan fleksibilitas dan hikmah syariat.
Kata Kunci: Semantik, Makna Kontekstual, Al-Qur’an, Surah AlMuzzammil