PERAN BAHASA ARAB DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS KEILMUAN SANTRI
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran bahasa Arab
dalam pembentukan identitas keilmuan santri di lingkungan
pondok pesantren, baik dari sisi pembelajaran bahasa,
interaksi sehari-hari, maupun kontribusinya terhadap
penguatan kompetensi akademik keagamaan. Bahasa Arab
dipandang bukan sekadar bahasa asing, tetapi sebagai
language of knowledge dan language of worship yang
menjadi dasar akses terhadap literatur klasik Islam dan
sumber ajaran utama seperti Al-Qur’an serta hadis. Melalui
pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi,
wawancara, dan analisis dokumen kurikulum pesantren,
penelitian ini menunjukkan bahwa penguasaan bahasa Arab
secara intensif membantu santri memahami teks-teks
keagamaan secara mendalam, membangun pola pikir ilmiah,
serta memperkuat identitas keilmuan mereka sebagai
generasi pengkaji ilmu agama. Penggunaan bahasa Arab
dalam interaksi sehari-hari (bi’ah lughawiyyah), diskusi
akademik, dan pembiasaan kajian kitab kuning menjadi
faktor penting dalam membentuk karakter intelektual santri
yang berkompeten secara akademik dan religius. Temuan ini
mengindikasikan bahwa bahasa Arab berperan tidak hanya
sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai simbol identitas
intelektual dan epistemologis santri dalam tradisi
pendidikan pesantren.
Kata kunci: Bahasa Arab, Pembentukan Identitas, Keilmuan
Santr